WARDAH SALURKAN DANA CSR UNTUK PEMBANGUNAN MASJID, TIDAK DUKUNG LGBT DAN FEMINISME

Sebagai umat muslim, masjid adalah tempat ibadah yang tentunya selalu di jaga kebersihan, ketenangan dan kenyamanan-nya dengan tujuan agar ibadah yang di jalankan menjadi lebih khusyuk. Dan saat ini wardah pun akan memberikan bantuan untuk pembangunan masjid. Tak hanya itu saja, wardah juga memberikan program untuk pemberdayaan perempuan.

Wadah adalah salah satu brand kecantikan yang tentunya sudah sangat populer di telinga kita. Produk kecantikan yang mana dinaungi oleh PT paragon technology and innovation. Bersama dengan lazismu sebagai lembaga amil zakat nasional, wardah memberikan bantuan dana program corporate social responsibility (CSR).  Bantuan ini di berikan dengan tujuan dalam pembangunan masjid At-Tanwir yang berada di kompleks gedung pusat dakwah pimpinan pusat (PP) Muhammadiyah.

Dengan bentuk simbolis, bantuan CSR Pt paragon technology innovation dan melalui sekretaris badan pengurus Lazismu, Mahli zinuddin di serahkan langsung kepada pimpinan pusat Muhammadiyah yang di wakili oleh sekretaris umum PP muhammadiyah, Abdul mu’ti di aula KH Ahmad Dahlan, Gedung pusat dakwah PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta pada tangga 1 November 2019.

Sambutan yang di berikan oleh direktur lazismu, Joko Iranto mengatakan jika wardah memberikan salurah dana CSR zakat perusahaan bahkan zakat perorangan lewat Lazismu sudah sangat lama. Dana yang di berikan empat tahun lalu sebesar 500 juga dan saat ini sebesar 4 miliar. Dengan pertumbuhan dana yang di berikan tersebut, tentu wardah pun berkembang dengan pesat dan dapat di percaya oleh masyarakat. Dari dana sebesar 4 miliar tersebut, untuk 3 miliar di gunakan dalam pemberdayaan masyarakat dan untuk 1 miliar di gunakan dalam pembangunan masjid At-Tanwir.

Model pemberdayaan yang di lakukan adalah dengan pemberdayaan ekonomi perempuan, kerja sama antara lazismu, majelis ekonomi dan ketenagakerjaan pimpinan pusat Aisyiyah yang mana sebagai wujud program Ri@sa corner. Dalam program ini di laksanakan di 20 kabupaten yang mana penerimanya adalah 100 orang. Tak hanya itu saja, adapun kegiatan yang di berikan Wardah adalah dengan memberdayakan perempuan juga melalui program sosiopreneur dengan memproduksi kain ecoprint di desa Merden, Purwanegara, kabupaten Banja Negara, Jawa tengah. Upaya lazismu bersama dengan wardah dalam program pemberdayaan perempuan adalah salah satu terobosan yang lebih inovatif, dimana perempuan sangat di kenal lebih ulet dan kreatif dalam berusaha.

Dana CSR yang di kerluarkan oleh wardah tentu menjadi amal saleh dan juga sebagai langkah yang lebih positif yang mana dana CSR dialokasikan untuk kegiatan yang lebih produktif.

“selama ini kecenderungan dana zakat, infak dan sedekah di berikan secara konsumtif (karitatif), karena dianggap mereka orang—orang yang memerlukan uluran tangan”

Tentunya PP muhammadiyah juga memberikan ucapan terima kasih terhadap Ibu Nurhayati Subakat sebagai Owner wardah kosmetik. Apa yang sudah di lakukan dari perusahaan dan beliau sendiri dapat memperoleh berkah bagi wardah dan seluruh jajaran karyawannya. Juga perwakilan dari PT paragon technology innovation juga memberikan ucapan terima kasih terhadap PP muhammadiyah dan lazismu. Dimana kolaborasi yang di lakukan untuk memajukan ekonomi umat masyarakat.

Dengan diberikannya kesempatan untuk wardah dalam rencana pembangunan masjid ini di harap masyarakat dapat menguatkan kembali dan memakmurkan masjid sebagai tempat pemberdayaan umat.  Hal ini juga bertujuan dan sebagai harapan perusahaan untuk memberikan manfaat yang banyak untuk masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Chat dengan kami melalui WhatsApp